Sabtu, 26 November 2011

Hari ini cukup melelahkan bagiku... padahal ini hari sabtu tapi, capek nya itu lhoo... udah seminggu ini aku terlalu banyak kegiatan, padahal uts udah lewat tapi gurunya masih kasih banyak pr
hufftt.... capek ya jadi pelajar, apalagi kalo udah kuliah gak kebayang gimana capeknya...


oya, kemarin kan hari  guru, jadi sekolah aku tu mau buat semacam perayaan gitu... nanti setiap kelas kasih satu kue ulang tahun untuk gurunya, lalu masing-masing siswa memberikan 1 tangkai bunga mawar untuk gurunya... so sweet kan ??
pasti para guru senang hehehe :)


btw tentang kue, aku jadi teringat cheese cake yang dibawa temenku waktu perpisahan kelas dulu, cake itu buatan mamanya, rasa cakenya enak buaanggettt !!! lembut banget!!
jujur aja, aku gak begitu suka keju menurutku rasanya asam banget  tapi, setelah makan cheese cake itu aku jadi suka sama keju..
penegn deh makan lagi :D

Senin, 24 Oktober 2011

Museum tsunami Aceh :)

kemarin aku baru aja pergi ke museum tsunami Aceh. rugi dong, aku tinggal di Aceh tapi gak pernah ke museum tsunami. hehehe :D
museum tsunami Aceh,sesuai namanya museum ini dibangun untuk memperingati tsunami yang terjadi di Aceh kira-kira 7 tahun silam. waktu itu umurku masih 8 tahun :)
tapi sayangnya aku datangnya telat jadi, museumnya udah tutup, akhirnya aku cuma jalan-jalan di luar museummya.disini cukup ramai kok. banyak keluarga yang menghabiskan weekend nya disini.
ini ada beberapa foto yang potret di luar museum :)














photo by me

Sabtu, 22 Oktober 2011

Kisah Si Pensil Dan Si Penghapus (copy)

Pensil         : “Maafkan aku Penghapus…”
Penghapus : “Maafkan aku??untuk apa Pensil?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku…”
Pensil          : “Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu. Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat…”
Penghapus : “Hal itu memang benar…Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru. Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih…”
Si Penghapus adalah Orang Tua kita…
Si Pensil adalah diri kita sendiri….
Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya…
Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya…
Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu…
Orang tua akan terluka dan akan menjadi semakin kecil…
(Bertambah tua dan akhirnya meninggal).
Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri),
Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.
“Hingga saat ini…
Saya masih menjadi Si Pensil…
Hal itu sangat menyakitkan diri saya…
Melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah “Kecil” dan “Kecil” seiring berjalannya waktu.
Kelak suatu hari…
Yang tertinggal hanyalah “Serutan” si penghapus
Segala kenangan yang pernah saya lalui dan miliki bersama mereka…”
Kisah ini saya dedikasikan secara khusus kepada orang tua saya dan seluruh orang tua anda…
PARENTS are The Most In Life..

my opinion: jujur, aku terharu banget baca kisah ini :) orang tua kita memang selalu ada untuk kita, selalu menghapus semua kesalahan yang kita perbuat. kita mungkin kadang-kadang agak "bandel" sama ortu kita, gak mematuhi perintah mereka. ya, aku pun tak bisa memungkiri itu :\ tapii, aku akan berusaha untuk selalu menjadi anak yang sholeha, anak yang selalu mendoakan ortunya seperti mereka mendoakan ku...
"Ya Allah, sayangi mereka seperti mereka menyayangiku sewaktu kecil" :)

Minggu, 16 Oktober 2011

first cerpen :)

Nahh... aku baru selesai membuat cerpen, akhirnya aku berhasil membuat cerpen sampai tamat. Sebenernya sih aku pernah bikin cerpen tapi gak pernah tamat, mungkin karena mood aku yang sering berubah-ubah, apalagi kalo konfliknya udah mentok, gak tau mau ngapain lagi deh.
Aku mau nge-post cerpen buatan aku nih, cerpen ini sebenernya adalah tugas sekolah aku. tema nya tentang persahabatan. dan aku yakin cerpen ini masih banyak salahnya dalam penulisannya maupun isinya yang mirip-mirip cerita di sinetron hehehe :P 
jadi, maaf ya kalau ceritanya jelek :) 
enjoy !!!



SELAMAT TINGGAL SAHABATKU

Pagi hari itu sama seperti hari hariku biasanya di sekolah, aku selalu gembira setiap pergi ke sekolah, disana aku bertemu dengan sahabat-sahabatku, Farah, Novie,Fajar, dan Ghazi. Aku dan mereka tergabung dalam geng yang kami beri nama BUTTERFLY, kami memang sudah berteman sejak kecil hingga sekarang saat kami SMA, banyak kejadian yang kami lewatkan bersama-sama, mulai dari bertawa bersama, sampai merasakan kesedihan bersama-sama. Namaku adalah Halfi, salah satu dari anggota geng ini.
Saat aku tiba di gerbang sekolah kami yang tercinta ini, aku melihat Novie di depanku sambil memainkan BB-nya
“pagi, Noviee !!!” sapaku dengan ceria
“pagi juga Halfi !!” tak kalah cerianya denganku
“eh, mana yang lain ??” tanyaku sambil menglihat kekanan dan kekiri
“hah? Siapa?” tanyanya kembali
“itu lho.. si Fajar, Farah sama Ghazi, mana mereka ?? tanyaku tidak sabar
“oh... gak tau tuh, mungkin udah di kelas” kata Novie
Saat kami sedang asik berbincang-bincang , tiba-tiba bel berbunyi
“kriiiiiiiiiiingggggg”
Kami pun masuk ke kelas dengan tergesa. Sesampainya di kelas, kami pun bertemu dengan Farah, Fajar dan Ghazi
“waahh.. kalian telat, kemana aja tuh kalian ??” tanya Ghazi
“mungkin asik ngerumpi tuh !! hahaha” kata Fajar terkekeh
“yee... mana ada” bantah Novie
Aku hanya bisa tertawa melihat tingkah sahabat-sahabatku, lalu aku pun memalingkan muka ku, dan kulihat Farah sedang duduk sendirian di pojokan kelas membaca sebuah buku. Farah adalah orang paling pendiam dalam geng kami, dia juga pintar dan baik, juga primadona di kelas bahkan di sekolah. Di mataku dia sangat sempurna, dia selalu membanggakan orangtuanya dengan segala prestasinya.
“hai... Farah !!” sapaku dengan manis
“oh.. haii Halfi” kata Farah sedikit kaget
“lagi baca apa ?” tanyaku penasaran
“ini buku kumpulan rumus matematika” kata Farah datar
“oh.. emm oke”kataku tak tau mau berkomentar apa
Tiba-tiba dari arah pintu kelas, datanglah seorang guru berjalan yang tergesa-gesa , guru itu bernama pak Joko, beliau adalah guru matematika kami yang terkenal galak. Saat pak Joko itu datang kami pun duduk dengan tertib di meja masing-masing. Pak Joko pun memulai pembicaraannya.
“anak-anak hari ini kita ulangan matematika ya” kata pak Joko santai
Sontak, kelas pun kaget dengan berita ini
“lho.. kami kan belum belajar” kata Ghazi panik
“i-iya pak, kami kan belum belajar” kata Fajar panik sampai keringat dingin
“lho.. bukannya kalian seharusnya sudah belajar tiap malam ?” kata pak Joko tersenyum
Dan ulangan ini pun dimulai
“yess.. untung aku udah belajar tadi malam, aku yakin ulangan kali ini, aku akan mendapatkan nilai tertinggi” kataku dalam hati
“eh.. Halfi, bagi jawaban nomor 2 dong” bisik Novie yang duduk di sampingku
“iya nih” kataku sambil menyodorkan kertasku
Akhirnya setelah melewati saat-saat ulangan yang menyusahkan selama 45 menit. Kami pun di bolehkan pulang. Kami pulang dengan berjalan kaki bersama karena rumah kami berdekatan. Di jalan kami pun berbincang-bincang tentang ulangan matematika tadi.
“eh, ulangan tadi, susah banget ya !!” kata Novie menghela napas
“iya nih, susaahh bangettttt !!” kata Fajar tertunduk lesu
“makanya kalian belajar dong, aku yakin di ulangan ini aku akan mendapatkan nilai tertinggi” kataku dengan penuh percaya diri
“ sombonggg banget sih !!! hahaha” kata Novie bercanda
“kamu sih pinter, gak kayak aku, bodohh banget” kata Ghazi
“iya nih, kamu kan pinter sama kayak si farah, pasti kalian bagus deh nilainya” kata Fajar membuatku senang
“hehehehe” aku tersenyum kemenangan
Farah yang sejak daritadi membisu berkata dengan wajah pucat
“eh, a-aku pulang duluan yaa” kata Farah dengan wajah yang pucat seperti orang sakit
“kamu gak apa apa ??” kata Novie khawatir
“i-iya aku gak apa apa kok, aku pulang duluan ya” kata Farah tersenyum dan langsung berlari ke arah rumahnya
            Aku hanya bisa menglihat dia berlari ke arah rumahnya. Sejak dulu aku merasa aneh saat kami SMA, Farah lebih diam dan sepertinya menyembunyikan sesuatu dari kami.
“eh fi, kenapa sih dia ?” tanya Fajar meyadarkan lamunanku
“gak tau” jawabku singkat
Keesokan harinya, saat pelajaran dimulai, pak Joko pun mengumumankan hasil ulangan matematika
“oke, anak-anak hasil ulangan kalian akan segera dibagikan, tapi hanya ada 1 orang yang nilai 90, dan itu adalah...” kata pak Joko tenang
            Aku sudah tidak sabar mendengarnya. Aku sudah sangat siap jika namaku dipanggil. Aku berencana akan memperlihatkan kepada orangtuaku hasil ulanganku ini, mereka pasti akan sangat. Tapi kenyataan berkata lain.
“itu adalah.. Farah muharani, selamat ya” kata pak Joko sambil tersenyum ke arah Farah
“wahhh.. kamu hebat Farah, memang seorang siswi teladan” kata Fajar mengacungi  jempol
“iya nih, hebat bnget bisa dapat nilai 90” kata Novie tersenyum
“em.. iya, makasih banyak ya” kata Farah tersenyum berusaha tetap rendah hati
            Saat itu aku hanya tertegun menglihat kenyataan ini. Saat itu perasaanku campur aduk, entah harus senang karena sahabatku ini mendapatkan nilai yang paling tinggi atau sedih karena untuk sekian kalinya aku selalu yang menjadi nomor 2 dan Farah yang menjadi nomor 1. Sejak dulu memang aku sudah iri kepada Farah, Farah yang selalu menjadi nomor 1 dimanapun itu, selalu menjadi primadona di sekolah karena kecantikannya, selalu menjadi murid kesayangan guru, sedangkan aku hanya akan selalu menjadi nomor 2. Sejak dulu aku sudah belajar keras untuk mendapatkan nilai yang paling bagus, tapi selalu Farah yang ada di depanku.
            Hari itu berlalu begitu saja, dan tanpa terasa timbul lah rasa benciku pada Farah yang selalu ada didepanku. Saat pulang sekolah, aku menghindari mereka, aku tidak ingin bertemu mereka.
            Aku berjalan sendiri menyurusi jalan yang penuh dengan pepohonan rindang dan daun berguguran, sejenak perasaan ku menjadi tenang. Saat aku menikmati indahnya pepohonan itu, Aku melihat seseorang yang sangat aku kenal, dia menatapku dengan mata lembutnya, dan ia menghampiriku
“hai Halfi” sapa seseorang yang tak lain adalah Farah
“emm.. hai Farah” tanpa terasa aku berbicara dengan nada ketus
“em.. kamu marah ya ? aku dapat nilai 90” kata Farah mencoba bertanya
“em.. gak kok” kataku bohong
“aku minta maaf kalo aku ada salah tapi,tolong jangan benci aku” Farah melanjutkan
            Aku hanya terdiam, pikiranku kosong, aku tak tahu mau berbuat apa. Lalu aku pergi meninggalkan dia sendiri. Sejenak aku berpikir semua ini bukan kesalahan Farah, ini bukan kehendak Farah, aku yang selalu menyalahkan Farah. Dan aku harus meminta maaf kepadanya.
Keesokan harinya, dengan segala niatku ingin meminta maaf kepadanya. Aku bertemu dengan ghazi dikelas tapi, Aku tak menglihat keberadaan farah di kelas.
“eh, Ghazi mana si farah?” tanyaku
“eh,Halfi em.. d-dia lagi dirumah sakit”kata Ghazi dengan nada pelan
“hah? Kenapa?dia sakit” tanyaku kaget
“iya, rencananya kami akan menjenguknya waktu pulang sekolah nanti” kata Ghazi
“kok aku gak dibilang ?” kataku kaget sekaligus kecewa
“kemarin mamanya bilang kalau dia pingsan dan waktu kami menelponmu, tapi telponnya gak diangkat” kata Ghazi
            Setelah pulang sekolah aku langsung pergi ke rumah sakit tempat Farah dirawat. Saat aku tiba di rumah sakit, keadaan Farah sudah kritis, disana aku menglihat keluarga Farah, ayah dan ibu Farah tampak sedih. Aku pun menghampirinya dan bertanya
“em.. tante, gimana keadaan Farah” tanyaku khawatir 
“H-Halfi, Farah kritis sebentar lai dia akan segera di operasi” kata mamanya Farah sambil menangis
            Dari arah pintu masuk datanglah Novie, Ghazi, dan Fajar. Wajah mereka tampak sangat khawatir.
“tante, boleh kami menjenguk Farah?”aku bertanya
“ia, boleh kalian boleh masuk kok!” kata mamanya Farah.
            Kami langsung masuk ke kamar tempat Farah dirawat, Aku melihat dia terbaring di tempat tidur dengan selang infus di tangannya. Kami semua terdiam melihat keadaan Farah seperti ini. Novie pun yang tidak sanggup melihat keadaan sahabatnya, Langsung menangis tersedu-sedu. Saat kami sedang menangis, Farah membuka matanya dia melihat kami dengan tatapan hangatnya.
“temen-temen, maafin aku ya kalo aku ada salah selama ini mungkin umurku gak panjang lagi, makasih udah jadi temen aku” kata Farah tersenyum lemah
            Kami semua menangis mendengar perkataann Farah tadi. Dari arah pintu kamar, datanglah seorang dokter dengan pakaian operasi yang lengkap.
“maaf, bisakah kalian keluar Farah akan diperiksa untuk melakukan operasi” kata dokter itu tegas
            Kami berempat pun keluar dari ruangan, kami berdoa agar Farah cepat sembuh dan kembali bermain bersama kami. Beberapa saat kemudian seorang dokter keluar dari ruangan operasi. Wajah dokter itu terlihat pucat.
“gimana keadaan Farah, dok ?” tanya Fajar khawatir
“maaf, tapi operasi ini gagal, pasien tidak dapat ditolong” kata dokter tersebut
            Seketika kami semua menangis saat itu, aku sangat merasa bersalah karena aku selalu iri kepadanya. Kini hanya kenangannya yang menemani kami dalam menghadapi rintangan hidup ini
Terima kasih sudah menjadi temanku selama ini, aku akan selalu megingatmu. Selamat tinggal, sahabatku


Sabtu, 01 Oktober 2011

my journey

Udah lama gak posting lagi nih...
ini lagi sibuk-sibuknya ngurus urusan di duta (dunia nyata), maklumlah seorang pelajar yang taat hehehe :P
apalagi ni yaa, udh mulai UTS (ujian tengah semester) kyknya ya, kalo gk ada ujian sehari aja, gak tenang ni hidup #eaaa..
ini juga lagi sibuk sibuknya buat makalah tentang jaringan saraf, buat proposal untuk plajaran b.Indonesia, sama buat cerpen...
btw, ttg cerpen yahh.. aku itu suka baca cerpen (tapi, gak suka suka banget, tergantung mood aja), tapiii yang disayangkan dari aku ini, aku itu gak bisa nulis cerpen (baca: males nulis) 
tapiii... mulai hari ini aku akan mencoba menulis cerpen dengan sabar, soalnya aku cepet banget bosann...


okee.... nantikan cerpen atau pun puisi amatiran yang asli dari saya dan juga tidak asli dari saya...

Sabtu, 24 September 2011

just write

Nahhh... saya ini adalah salah satu pencinta anime jepang (tapi blom bisa disebut otaku), apalagi anime DETECTIVE CONAN
tapi, sayangnya anime asal jepang ini tidak tayang lagi di Indonesia ( sebenernya sih bukan tidak tayang, tapi jarang tayang :P ) 
memang sih, sekitar tahun 2000-an gtu (udah lupa taun berapa XD ) sempat tayang di salah satu stasiun tv Indo*iar
kemarinn.. pada lebaran idul fitri pada bulan agustus.. tayang DETECTIVE CONAN MOVIE 13 & 14





duluu ya... pada waktu saya SD, setiap hari minggu dari subuh sampe jam 12:00 itu full dengan anime atau cartoon, jadi kerjaan saya setiap hari minggu itu cuma duduk manis di depan tv untuk nonton anime seperti DETECTIVE CONAN, YUGI-OH, DIGIMON, DLL skrang sih udh pada ilang dari tv (baca: jarang ada di tv)
saya sih gak menyalahkan pihak dari stasiun tv-nya atas banyaknya anime yang ilang dari tv Indonesia
karena, katanya sih untuk membeli materi dari sebuah anime itu sangat mahal
apalagi, setelah membaca sebuah artikel dari suatu blog tentang 10 anime yang dicekal di Indonesia, termasuk salah satunya adalah DETECTIVE CONAN,NARUTO, DAN CRAYON SHINCHAN
lebih lanjutnya bisa dibaca di disini
ya udah deh... saya cuma bisa pasrah aja :(

Rabu, 21 September 2011

no title :)

okeyyy... akhirnya saya posting juga di blog ini
yahhh... sekarang saya hanya ingin berbagi cerita aja


sebagai seorang yang masih pelajar, kita itu pasti banyak ceritanya tentang sekolah
ada yang bilang sekolah itu bikin capeklah, ada yang bilang sekolah untuk cari pacarlah, ada yang bilang sekolah cuma untuk ketemu temen, dannn masih banyak lagi !!


tapi, saya sebagai seorang pelajar, saya juga punya pendapat dong tentang sekolah...
kan Indonesia ini negara demokrasi jadi gak apa-apa saya mengeluarkan pendapat ya kannn ??? hahaha :D


yeppp... menurutku sih sekolah adalah suatu tempat kita mencari ilmu untuk digunakan in the future, yahh..  gak bisa dipungkiri juga sih... kalau disana pun kita mendapat teman atau sahabat ataupun musuh (enemy)
tapi.. kita juga gk bisa melupakan fungsi utama dari sekolah kann... yaitu mencari ilmu 
kita mendapat teman yang baik yang bisa kita ajak sharing ataupun curhat, kita bisa juga bisa sharing pelajaran yang tidak kamu mengerti
jadii.. menurut saya sih sekolah itu tempat dimana kita mendapatkan ilmu, mendapat teman atau sahabat dan segalanya
jika sebuah pertemanan yang kamu jalanin itu membawa efek yang positif bagi kamu, maka jangan ragu untuk terus berteman 




tapi ini hanya sebuah opini dari saya, setiap orang kan punya pendapatnya dan keyakinan masing-masing
sebelum kamu percaya kepada seseorang, kamu harus percaya kepada dirimu sendiri :)